Pra-Sidang GMIT Gloria Kayu Putih Bahas Draft Pagu Anggaran PPT Tahun 2025
Kupang, 22 Januari 2025- Jemaat GMIT Gloria Kayu Putih menggelar Pra-Sidang Majelis Jemaat yang bertujuan untuk membahas draft Pagu Anggaran untuk Pelayanan dan Pembangunan Tahunan (PPT) tahun 2025. Acara ini berlangsung di gedung gereja dan dihadiri oleh majelis jemaat, panitia keuangan, serta perwakilan dari berbagai sektor pelayanan.
Dalam pembahasan tersebut, berbagai usulan anggaran untuk program pelayanan tahun 2025 menjadi fokus utama. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain program pemberdayaan jemaat, pelayanan sosial, pendidikan rohani, serta pemeliharaan sarana dan prasarana gereja.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Gloria Kayu Putih, Pdt Yerry Y. Hawu, S.Th, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan jemaat. "Kami berharap anggaran tahun 2025 dapat tersusun dengan baik, mencerminkan prioritas pelayanan yang berkelanjutan, serta memberi dampak positif bagi seluruh jemaat," ujarnya.
Pendeta dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa jika anggaran terpakai sampai habis, itu merupakan hal yang baik karena berarti program yang direncanakan telah berjalan dengan efektif. Selain itu, salah satu fokus anggaran yang besar adalah peningkatan infrastruktur audio dan multimedia yang harus di-upgrade untuk menunjang pelayanan yang lebih baik.
Selain itu, dalam forum ini juga dibuka ruang diskusi bagi jemaat untuk memberikan masukan dan saran terkait rancangan anggaran. Beberapa anggota jemaat menyoroti perlunya pencatatan keuangan yang lebih baik agar terhindar dari kesalahan laporan, serta peningkatan kegiatan sosial bagi warga jemaat yang membutuhkan.
Rancangan anggaran yang telah dibahas dalam Pra-Sidang ini selanjutnya akan disempurnakan dan dibawa ke Sidang Majelis Jemaat untuk mendapatkan persetujuan final sebelum diterapkan pada tahun pelayanan 2025.
Dengan adanya Pra-Sidang ini, diharapkan seluruh elemen jemaat dapat lebih memahami dan berpartisipasi dalam perencanaan keuangan gereja demi mendukung pelayanan yang lebih efektif dan berdaya guna.
(Tim Redaksi)
Berikan Komentar